Paradox adalah pernyataan yang tampaknya bertentangan dan belum bisa dibuktikan kebenarannya. Paradox yang paling logis dikenal sebagai argumen yang tidak valid, tetapi masih berharga dalam mempromosikan pemikiran kritis. Beberapa paradox telah mengungkapkan kesalahan dalam definisi yang diasumsikan secara ketat, dan telah menyebabkan aksioma matematika dan logika untuk dikaji ulang.
Contoh Paradox
Paradox dapat mengungkapkan tentang sifat manusia dengan cara kita berbicara. Pada tingkat yang paling dasar, paradox adalah pernyataan yang kontradiktif karena sering berisi dua pernyataan yang sama-sama benar, tetapi secara umum, keduanya tidak bisa dibenarkan pada waktu yang sama.
Paradox Concept: Mulai dengan Shrimp
Dimulai dengan beberapa contoh yang sangat dasar paradox akan mengarah pada pemeriksaan bagaimana dan mengapa paradox digunakan dalam literatur.
Salah satu contoh yang paling terkenal yang sering digunakan guru untuk memperkenalkan gagasan paradox adalah “udang jumbo.” Tentu saja, “jumbo” dan “udang” adalah pernyataan yang kontradiktif. Namun, itu hanyalah sebuah contoh pengantar, karena udang tentu bisa jumbo berukuran dibandingkan dengan udang kecil lainnya. Namun, itu adalah titik awal yang tepat bagi siswa yang baru dengan konsep paradox.
Berikut adalah beberapa contoh dari paradox dalam bentuk sederhana untuk lebih mendefinisikan istilah “paradox”:
You can save money by spending it.
Anda dapat menghemat uang dengan membelanjakannya.
I’m nobody.
Saya bukan siapa-siapa.
“What a pity that youth must be wasted on the young.” – George Bernard Shaw
Sayang sekali bahwa pemuda harus terbuang pada muda
Wise fool.
Bodoh bijaksana
Bittersweet.
Pahit manis
“I can resist anything but temptation.”-Oscar Wilde
Aku bisa menahan semuanya kecuali godaan.
I’m a compulsive liar- am I lying when I say that?
Saya seorang pembohong, saya berbohong ketika saya mengatakannya?
A rich man is no richer than a poor man.
Seorang pria kaya tidak lebih kaya daripada orang miskin.
Nobody goes to that restaurant because it is too crowded.
Tak seorang pun pergi ke restoran itu karena terlalu ramai.
You shouldn’t go in the water until you know how to swim.
Anda tidak harus berada dalam air sampai Anda tahu bagaimana untuk berenang.
If you didn’t get this message, call me.
Jika Anda tidak mendapatkan pesan ini, hubungi saya.
The person who wrote something so stupid can’t write at all.
Orang yang menulis sesuatu yang begitu bodoh tidak bisa menulis sama sekali
Men work together whether they work together or apart. – Robert Frost
Pria bekerja sama apakah mereka bekerja bersama-sama atau terpisah.
Be cruel to be kind.
Kejam untuk bersikap baik
The beginning of the end.
Awal dari akhir
Drowning in the fountain of eternal life.
Tenggelam dalam sumber kehidupan yang kekal
Deep down, you’re really shallow.
Jauh di lubuk, Anda benar-benar dangkal.
Tujuan Paradox
Setelah memeriksa contoh di atas, orang akan melihat bahwa paradox tidak hanya sebuah pernyataan cerdas atau lucu. Paradox memiliki implikasi serius dalam dunia sastra, karena mereka membuat pernyataan yang sering meringkas pekerjaan dari ide utama.
Tujuan menggunakan pernyataan seperti itu, bukan hanya terus terang menyatakan maksud dari pernyataan itu. Salah satu alasannya adalah bahwa untuk melakukannya dengan kalimat langsung akan membosankan. Hal ini jauh lebih menarik bagi pembaca untuk mendengar dan menginterpretasikan maknanya, daripada mengatakan pada pendengar secara langsung.